Aktivitas

Perusahaan Perseorangan, Pengertian dan Syaratnya

Perusahaan perseorangan dapat dijalankan oleh satu individu saja. Pemilik merupakan orang yang memiliki tanggung jawab penuh mengenai perusahaannya. Sebelum mendirikan perusahaan ini, Anda perlu untuk mengetahui apakah yang dimaksud dengan usaha perseorangan? Pada perusahaan perseorangan kegiatan usaha apa yang dapat dilakukan? Dan Apa saja jenis usaha perorangan?

Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui lebih banyak mengenai hal ini.

 

Apa yang Dimaksud dengan Perusahaan Perseorangan?

Sebelum mengetahui mengenai jenis usaha ini, Anda perlu untuk mengetahui pengertian badan usaha perseorangan. Apa yang dimaksud dengan perusahaan perseorangan? Perusahaan perseorangan adalah perusahaan yang dikelola dan diawasi hanya oleh satu orang.

Pengelola dari usaha perseorangan adalah untuk memperoleh seluruh keuntungan perusahaan. Akan tetapi, pengelola dari PT perorangan juga harus menanggung semua risiko yang akan terjadi dalam perusahaan tersebut. 

 

Jenis Usaha Perseorangan

perusahaan perseorangan

Dalam mendirikan sebuah perusahaan, Anda perlu untuk mengetahui beberapa jenis dari usaha ini. PT perseorangan memiliki beberapa jenis usaha yang dikategorikan dalam beberapa bagian, di antaranya adalah:

 

1. Cara Mendirikan Perusahaan Perseorangan Berdasarkan Perizinan

Terdapat dua jenis perusahaan perseorangan berdasarkan izinnya, yaitu:

1, Memiliki Izin

Perusahaan ini memiliki izin operasional dari departemen teknis, seperti perusahaan perseorangan yang ada di bidang perdagangan memiliki SIUP.

  1. Tidak Memiliki Izin

Usaha jenis ini contohnya seperti toko kelontong, pedagang kaki lima, dan usaha kecil lainnya.

 

2. Jenis Usaha Perorangan Berdasarkan Usahanya

PT perorangan dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan usahanya, di antaranya adalah:

  1. Pertanian. Biasanya terletak di wilayah pedesaan dan dikelola oleh perseorangan. 
  2. Perdagangan. Usaha ini dapat dilakukan oleh satu orang dengan modal yang kecil.
  3. Jasa. Usaha ini dinilai lebih fleksibel dan dapat menyesuaikan dengan kemampuan. Jenis usaha ini juga dapat dikelola perorangan.
  4. Industri kecil. Usaha ini dapat dilakukan oleh satu orang dengan modal yang kecil. Selain itu juga dapat menyerap tenaga kerja sekitar 5-19 orang.

 

Contoh Jenis Usaha Perseorangan

Pada perusahaan perseorangan kegiatan usaha dijalankan oleh satu orang. Beberapa contoh dari jenis usaha ini adalah sebagai berikut:

 

1. Pertanian 

perusahaan perseorangan

Salah satu usaha yang dikelola oleh perseorangan adalah pertanian. Jenis ini biasanya banyak berada di daerah pedesaan. Usaha ini memiliki modal yang terbatas. Dengan semakin canggihnya teknologi, usaha ini dapat melakukan kegiatan usaha dengan lebih mudah.

Contoh jenis usaha perorangan di bidang pertanyaan adalah budidaya tanaman hias, jual beli bibit tanaman, jual sayur dan buah dan lainnya.

 

2. Perusahaan Perseorangan Jasa

perusahaan perseorangan

Peluang jenis usaha di bidang jasa cukup luas, seperti jasa salon, fotografi, les private, jasa cuci kendaraan, pemandu wisata, editor, penulis artikel, penerjemah dan lainnya.

Jenis usaha jasa biasanya mengandalkan kemampuan khusus yang ada pada satu orang. Oleh karena itu, jenis usaha ini dapat disebut usaha perseorangan.

 

3. Badan Usaha Perseorangan Perdagangan

perusahaan perseorangan

Perdagangan menjadi jenis usaha perorangan yang sangat sering dijumpai. Jenis ini dapat dilakukan secara perorangan dengan modal kecil.

Usaha dagang yang bisa Anda coba adalah kuliner, fashion, kerajinan rumah tangga dan barang home industry lainnya. Beberapa jenis usaha dagang perseorangan adalah:

  • Pengecer

  • Penjualan Agen

  • Reseller atau Dropshipper

  • Ekspor dan Impor

  • Distribusi Barang Besar

 

Ciri-ciri Perusahaan Perseorangan

Terdapat beberapa karakteristik yang dapat membuat Anda mengenali sebuah PT perorangan. Ciri dari PT Perorangan adalah:

  1. Hanya melayani permintaan lokal
  2. Tanggung jawab dari pemilik tidak terbatas. 
  3. Tidak menanggung pajak perusahaan.
  4. Skala operasi dan sasaran pasar yang terbatas.
  5. Relatif mudah didirikan dan dibubarkan.
  6. Mengandalkan saluran internet hingga jangkauan lebih luas
  7. Pemilik bertanggung jawab dan memiliki kendali penuh atas keuangan, operasi bisnis dan keuntungan.
  8. Jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup
  9. Usaha berukuran kecil dan sumber daya terbatas.
  10. Sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan.
  11. Usaha dapat berakhir ketika pemiliknya meninggal.
  12. Hanya menanggung pajak penghasilan pribadi.
  13. Sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri

 

Dari Siapakah Modal Kegiatan Usaha Perorangan Berasal?

perusahaan perseorangan

Usaha perseorangan adalah perusahan yang tidak membutuhkan modal yang banyak. Lalu, usaha perorangan memperoleh modal dari mana? Dalam perusahaan perseorangan modal berasal dari pemilik atau pendirinya dan modal pinjaman.

Biaya yang relatif rendah dalam pengurusan perusahaan dan biaya operasional membuat perusahaan dapat didanai dengan dana pribadi. Hal ini juga akan membuat tidak adanya perbedaan antara kekayaan pribadi dan aset perusahaan.

 

Apa Saja Syarat Mendirikan Perusahaan Perseorangan?

Salah satu cara mendirikan perusahaan perseorangan adalah dengan memenuhi persyaratan yang berlaku. Terdapat beberapa syarat administratif yang perlu Anda penuhi sebelum mendirikan PT perorangan, di antaranya adalah:

  • NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)

  • HO (Izin Gangguan)/ SITU (Surat Izin Tempat Usaha)

  • NIB (Nomor Induk Bersama)/ TDP

Jika ingin mendirikan bangunan untuk usaha, Anda harus memperhatikan izin dalam mendirikan bangunan. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan perjanjian terhadap sewa tempat, pada pasal 15544 perizinan badan usaha 2560 KUHPer mengenai perjanjian sewa. 

 

Apa Keuntungan Usaha Perseorangan?

perusahaan perseorangan

Tentu saja Anda akan mendapat berbagai keuntungan dalam mendirikan sebuah usaha. Keuntungan usaha perseorangan adalah:

1. Cepat Mengambil Keputusan di Perusahaan Perseorangan

Ini merupakan salah satu keuntungan dari usaha ini. Karena hanya dimiliki oleh satu orang dan tidak memiliki struktur organisasi standar, pemilik bertanggung jawab atas setiap keputusan.

Oleh karena itu, keputusan akan lebih cepat diambil karena Anda yang membuat keputusan sendiri.

 

2. Lebih Fleksibel dan Tidak Diatur

Anda yang mengatur dan membagi pekerjaan dalam bisnis yang Anda jalankan. Struktur bisnis disesuaikan dengan keinginan Anda. Maka, akan jadi lebih fleksibel.

Selain itu, Anda akan membuat sendiri peraturan yang Anda inginkan. Anda juga tidak harus mendaftarkan usaha  ke otoritas karena bisnis memiliki badan hukum formal.

 

3. Tidak Membayar Pajak Perusahaan Perseorangan

Anda tidak perlu untuk membayar pajak keuntungan perusahaan. Pajak yang Anda bayar hanya pajak penghasilan pribadi. Hal ini sama dengan Pendirian PT yang harus membayar pajak perusahaan.

Perusahaan perseorangan tidak membayar pajak perusahaan karena biasanya dikelola dengan omzet yang tidak banyak.

 

4. Keuntungan Milik Pribadi

Anda memiliki semua keuntungan bisnis karena Anda adalah pemilik tunggal dari usaha. Anda juga tidak perlu membagi dividen atau berbagi dengan orang lain. Dengan begitu, Anda dapat mengelola semua keuntungan dari perusahaan Anda tanpa dibagi kepada orang lain. 

 

Prosedur Pendirian Perusahaan Perseorangan

Berikut adalah hal yang perlu Anda lalui dalam prosedur mendirikan badan usaha perseorangan, di antaranya adalah:

  1. Akta Pendirian. Akta berisi nama pendiri dan pemilik, alamat perusahaan, unit usaha dan anggara dasar sebagai landasan operasional perusahaan. Setelah akta terbit, notaris dapat menandatangani akta pendirian perusahaan tersebut.
  2. NPWP Pemilik. Untuk mendirikan usaha ini, Anda perlu untuk menyiapkan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) pelaku usaha perseorangan.
  3.  NIB. NIB dibutuhkan untuk mendapatkan izin dalam menjalankan usaha. Anda dapat mengurus NIB melalui laman oss.go.id.
  4. SITU. SITU atau Surat Izin Tempat Usaha diperlukan dalam prosedur pendirian ini. SITU dapat menjadi alat kontrol tentang keberadaan berdirinya perusahaan.
  5. SIUP. SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan merupakan dokumen yang digunakan untuk usaha perdagangan barang atau jasa. Surat ini dibutuhkan untuk memenuhi legalitas bisnis pada usaha.

 

FAQ Perusahaan Perseorangan

  1. Sebutkan keuntungan dari usaha yang dikelola secara perorangan. Beberapa keuntungannya adalah lebih fleksibel dan mudah diatur. Selain itu juga bebas dari pajak perusahaan.
  2. Apakah PT Termasuk perusahaan perseorangan? Tidak. Pada perusahaan perseorangan kegiatannya dijalankan oleh bentuk badan usaha tidak berbadan hukum. Hal ini berbeda dengan PT yang bentuk badan usahanya berbadan hukum.
  3. Apakah UMKM masuk ke perusahaan perseorangan? Ya. Salah satu kriteria UMKM adalah terdiri dari perusahaan perseorangan. Selain itu UMKM juga dapat berbentuk firma atau CV.
  4. Apa perbedaan perusahaan perseorangan, Firma, CV dan PT? Berikut penjelasannya:

a) Perusahaan perseorangan merupakan badan usaha tidak berbadan hukum dan dijalankan oleh satu orang.

b) Firma adalah persekutuan antara dua orang atau lebih untuk menjalankan usaha di bawah satu nama bersama.

c) CV adalah badan usaha bukan berbentuk hukum yang memiliki satu atau lebih sekutu. Terdiri dari sekutu aktif dan pasif dalam menjalankan usaha.

d) PT atau Perseroan Terbatas merupakan badan usaha berbadan hukum dan terbagi atas saham.

 

Itulah ulasan mengenai usaha perseorangan ini. Tertarik melakukannya?

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Open chat
Butuh bantuan?
Halo!
Bagaimana kami dapat membantu Anda?